ayah …
kangen rumah …
kangen masakan ibu…
kangen makan ubi bakar, sayur sop dan ikan bakar bareng papa…
kangen kumpul bareng ma keluarga besar Bani Karim …
karena sekarang dirumah kontrakan cuman sendirian…
duh jadi kepikiran kangen yang ini :
kangen jadi Ayah … ^_^
ini dia foto calon seorang ayah …
semoga lirik lagu “titip rindu buat ayah”nya Ebiet G ade ini, bisa menyampaikan rindu dan baktiku buat papa di Garut… doakan ananda bisa terus berhidmat untuk ummat
dimatamu masih tersimpan selaksa peristiwa
benturan dan hempasan terpahat dikeningmu
kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras
namun kau tetap tabah
meski nafasmu kadang tersengal
memikul beban yang makin sarat
kau tetap bertahan…
engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
bahumu yang dulu kekar legam terbakar matahari
kini kurus dan terbungkuk…
namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia
ayah…. Dalam hening sepi kurindu
untuk…menuai padi milik kita
tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
anakmu sekarang tinggal hanya menanggung beban
(Ebiet G. Ade)
mau majuin pertanian
hup… dari jam 7 tadi ampe jam 9 ketemu pak parjimo, mantan lurah desa kudu, Baki Sukoharjo yang sekarang ngembangin jamur lingzhi… (bener ga ya tulisannya ..??), ngobrol ma beliau seputar bagaimana mengembangkan potensi pertanian…
didahului dengan pertanyaan kenapa tertarik dengan pertanian ….??? deg, waduh jawab apa ya ..??? sebelum jawab untungnya pak parjimo memulai ceritanya duluan deh …syelamat..syelamat … hehehehe …. ehm dari setiap kata dan pengalaman yang ditularkan pak parjimo membuatku jadi teringat jaman-jaman kuliah dulu. saat pagi-pagi setiap senin harus ke darmaga karena praktek dasgron, trus gagal tanam dan gagal panen tapi tetap mengasyikan. waktu praktikum dastan (dasar ilmu setan) ups dasar-dasar ilmu tanah, ternyata semua diungkapkan manfaatnya oleh pak parjimo…
singkatnya… saatnya kembali ke pergiliran tanaman, pola tanaman ampe ke tanam pertanian yang berbau organik!!! hehe.. SIAP lah pak, trims atas kesediaannya mendukung cita-cita ini.
agenda rutinku…
buat rekan-rekan hehehe selama seminggu ini aktifitas rutinku, so kalo pengen tau posisiku ya disitulah …
Selasa : Jadi fasilitator Program konseling & Pengembangan Potensi Anak Al-Azhar Peduli Ummat di kecamatan weru Kabupaten Sukoharjo (Pukul 14.00 – 15.20) dan (15.30 – 17.00)
Rabu : (1) Latihan bin kursus membuat alat peraga pendidikan dan permainan edukatif bersama kak Andang di Gejayan Jogja tiap pukul 09.00 – 12.00
(2) Diskusi ma tim Konseling di Kleco 18.30 – selesai
Kamis : Jadi fasilitator program Perpustakaan keliling Al-Azhar Peduli Ummat (08.00 – 16.30 alias seharian)
Sabtu : Pengajian Yayasan Makarima (06.30-07.15),
Jadi fasilitator Program Sekolah Guru MAdrasah Al-Azhar PEduli Ummat Solo (14.00 – 17.00)
Ahad : Ikut Pengajian di Balai Muhammadiyah Solo (06.00-08.00)
Tidur Siang (13.00 – 15.00) hehehe
silaturahim dan sahabat lama
subhanallah, dibalik kejadian selalu ada hikmahnya.
(A) alhamdulillah ditengah kesibukan sebagai amil di bulan Ramadhan ini, saya dapat keluarga baru. Mbah Parto. Ya hari Sabtu, tanggal 20 September lalu saya menginap dirumah beliau. ditemani oleh mbah putri. yA mereka berdua tampakmesra dan saling dukung di usia senja. walo jujur dari obrolan sama sekali ga nyambung (beliau pake bahasa halus banget, padahal kemampuan bahasa jawa saya masih pas-pasan) tapi dibalik itu ada kehangatan yang kami rasakan. Ya.. Mbah Parto yang ditingggal merantau oleh anak dan cucunya ke Jakarta, sedangkan saya merantau ke Sukoharjo tanpa ada sanak family sama sekali. jadi cocok kan …???
yang menjadi bahagia, adalah mendengar beliau menangis karena sewaktu saya pamitan, beliau sedang tidur. dan saya harus terburu-buru dan hanya pmitan sama mbah putri… subhanallah..
dan setelah itu banyak telpon masuk dari orang-orang terdekat.
(B) hari ini (23 September) saya nelpon ortu karena mo izin tidak bisa shalat Ied bersama-sama (ini tahun ke 3) tapi …entah kenapa ortu bilang pasrah sumerah keada Allah SWT, karena dialah yang Maha Mengatur Rizki, jodoh dan Mati kita. jangan terlalu berlebihan!!! yach dikala letih mendera telpon ortu ini menjadi pemicu semangat
(C) hari ini pula tersambung dengan sahabat lama (Taufik Risman). dulu sewaktu SMP & SMA, kalo ramadhan mesti nginep dirumahnya 1-2 hari. dan Subhanallah dia bercerita perubahan besar terjadi padanya, dan kunci dari perubahan pada dirinya adalah silaturahim yang sering dia lakukan dengan orang-orang baik…
subhanallah, silatirahim bisa saling menguatkan.
sayup..sayup terdengar sepenggal lirik nasyid dari IZZIS …
BANGUNLAH SAHABAT MULIA …
BERPISAH BUKAN AKHIR SEGALANYA
-
Archives
- November 2008 (15)
- October 2008 (6)
- September 2008 (9)
- August 2008 (5)
- July 2008 (26)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS

