adefikri’s Weblog

run for social entrepreneur….

Qurban By Request

KEMANA HEWAN QURBAN ANDA TAHUN INI AKAN DISALURKAN …???

menyambut Iedul Adha, LAZ Al-Azhar Peduli Ummat bersedia membantu menyalurkan hewan Qurban anda. tinggal tunjuk daerahnya (yang ada mitra Al-Azhar Peduli Umamt – red), hewan Qurban anda akan dinikmati oleh warga setempat.

foto iklan

untuk distribusi area Solo dan sekitarnya : bisa menghubungi 0271- 626997


spanduk-qurban

November 15, 2008 Posted by ade fikri | Liputan Program | | No Comments Yet

semangat dari anak-anak

daarrr!!!!

astagfirullah… kaget diri ini… ya, selasa sore kemaren anak-anak mengagetkan diri ini seudah itu tanpa dosa mereka ber enam ketawa-ketiwi karena telah membuat aku yang ngos-ngosan terkaget-kaget.

selasa kemaren memang spesial, karena anak-anak itu secara tidak sadar telah menghilangkan rasa lelahku karena seharian harus ketemu dengan berbagai relasi…mule pergi dari rumah jam 5.30 untuk ketemu donatur, muter-muter ampe jam 3 sehabis itu ke weru dengan jarak tempuh 45 menit, memang menguras tenaga dan mental…

ah.. anak-anak memang sumber inspirasi…entah kenapa rasa lelah itu hilang seketika…walo sesudah itu sempat down lagi kaget karena mereka yang sekarang kelas 6 tersebut saat dicek perkalian dan pembagian ternyata masih amburadul…entah karena caraku bertanya yang susah atau mereka yang memang tidak bisa…

tetapi melihat senyum mereka yang tersungging karena berhasil memecahkan soal faktor kelipatan dari 30, membuat diri ini bertambah semangat…

ya perjuangan mewujudkan generadi yang mandiri dan bermartabat ternyata membutuhkan waktu yang tidak sebentar…

terimakasih anak-anak…

November 12, 2008 Posted by ade fikri | Liputan Program | | 1 Comment

Amalan berbuah Mie Instant

Masih ingat dengan Pak Mirin, pilot Pustaka Motor Keliling Al-Azhar Peduli Ummat? Sabtu (1/11) kemarin dia menceritakan pengalamannya ketika berkeliling ke TPA-TPA dengan perpustakaan kelilingnya. Tugasnya sih bisa dilaksanakan dengan baik, namun yang menarik adalah kejadian ketika dia hendak pulang. “Pas mau pulang tiba-tiba saya dicegat sama pengurus TPA. Saya dikasih bungkusan yang isinya gula, teh, sama mie instant,” kisah Pak Mirin.


Rupanya, pengurus TPA itu merasa berutang budi dengan kedatangan Pak Mirin dan Pustaka Motor Keliling-nya. Mungkin juga dia menganggap program Pustaka Motor Keliling dari Al-Azhar Peduli Ummat adalah sebuah program yang mesti membayar. Padahal tidak. ”Saya sudah berusaha menolak, tapi tetep dipaksa-paksa. Ya sudah saya terima saja pemberiannya,” kata Pak Mirin sambil tertawa.

Pak Mirin dengan polosnya mengaku senang karena mendapatkan bingkisan yang di luar dugaan. Tetapi yang membuatnya terhanyut dan terus semangat menjalankan tugasnya sebagai Pilot Perpustakaan keliling adalah keantusiasan anak-anak ketika motor yang berisi buku dalam jumlah yang tidak banyak tiba di lokasi. ”saya jauh lebih senang karena bisa membantu anak-anak yang selama ini jauh dari bacaan-bacaan bermutu,” kata Pak Mirin.

Dan memang itulah tujuan awal program Pustaka Motor Keliling ini. ”Lebih dari sekedar perpustakaan keliling biasa, program ini merupakan suatu usaha pemerataan pendidikan, akses bacaan bermutu, ladang amal, juga penyambung tali silaturahim,” tegas Wahid Hamdani, Divisi Program dan Pendayagunaan LAZ Al-Azhar Peduli Ummat. Lewat program Pustaka Motor Keliling ini pula akan disalurkan buku-buku pelajaran bagi sekolah dan madrasah yang membutuhkan, juga training dan pelatihan lifeskill singkat bagi guru-guru madrasah.

Seperti sabda Rasulullah SAW dalam hadist Abu Kabsyah Al-Anmari ra: “Tiga golongan yang aku bersumpah pada mereka … (hingga sampai pada sabda beliau), ‘Akan aku paparkan sebuah hadist kepada kalian, maka hafalkanlah!’ Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya dunia itu hanyalah milik empat golongan. Pertama, seorang hamba yang dikaruniai oleh Allah harta dan ilmu. Dengan harta dan ilmunya tersebut, ia bertakwa kepadaRabb-nya dan menyambung tali silaturahim. Ia mengetahui bahwa Allah memiliki hak atas harta dan ilmunya tersebut. Inilah kedudukan yang paling utama. Kedua, seorang hamba yang dikaruniai Allah ilmu dan tidak dikaruniai harta, tetapi ia memiliki niat yang tulus. Ia berkata, ‘Seandainya aku memiliki harta, niscaya aku akan beramal sebagaimana yang diperbuat si Fulan (orang yang pertama).’ Dengan niatnya tersebut, pahala kedua hamba ini sama. Ketiga, seorang hamba yang dikaruniai Allah harta, tetapi tidak dikaruniai ilmu. Ia menghambur-hamburkan hartanya tanpa ilmu dan tidak mau bertakwa kepada Rabb-nya dan tidak menyambung tali silaturahim. Demikian pula, ia tidak mengetahui bahwa Allah memiliki hak atas hartanya tersebut. Maka ia memiliki kedudukan yang paling rendah. Keempat, seorang hamba yang tidak dikaruniai Allah harta maupun ilmu. Lalu ia berkata, ‘Andai aku memiliki harta, niscaya aku akan menghambur-hamburkannya sebagaimana yang diperbuat si Fulan (orang yang ketiga)’. Dengan niat tersebut, maka keduanya memiliki dosa yang sama.”

Nah, tidakkah Anda tertarik ingin menjadi golongan yang pertama dan kedua? So, ayo bersama-sama berikhtiar mewujudkan generasi yang bermartabat dan berkebudayaan!!!

November 11, 2008 Posted by ade fikri | Liputan Program | | No Comments Yet

Saya Ingin Jadi Guru!

Gadis kecil itu maju ke depan, menempelkan secarik kertas kecil di papan tulis bersebelahan dengan kertas-kertas lainnya. Di kertas itu tertera tulisan ‘GURU’. “Saya ingin jadi guru,” kata Eni, gadis kecil itu, dengan senyum malu-malu. “Di sekolah saya paling suka pelajaran IPS, soalnya kita bisa tahu macam-macam tempat di dunia,” katanya lagi. “Tapi saya nggak mau jadi guru IPS.”

Lain lagi Pungky. Anak laki-laki ini satu-satunya yang menempelkan kertas bertuliskan ‘DOKTER’. “Soalnya jadi dokter kan keren, bisa ngobati orang-orang,” katanya lugas. Pungky juga menempelkan kertas bertuliskan ‘PEMAIN BOLA’ sebagai cita-citanya yang lain.

Pungky dan Eni hanya beberapa anak yang hadir dalam konseling pendidikan yang Rutin dilaksanakan oelh Al-zhar Peduli Ummat bertempat di Masjid Jami Al-Abrar, Dukuh Kauman Weru, Sukoharjo. Selain mereka, masih ada Yuni, Diah, Evi, Udin, Rusdy, Dhani dan Aris. Mereka rata-rata bercita-cita menjadi guru, pilot, tentara, pemain bulutangkis, dan lain-lain.

Ya, konseling pendidikan ini memang program pendayagunaan dana Zakat, Infaq/Shadaqah dari Al-Azhar Peduli Ummat. Lewat program ini, anak-anak SD dan madrasah di desa-desa didorong untuk mengungkapkan cita-citanya. Kemudian mereka akan mendapatkan bimbingan dan arahan dalam pelajaran agar bisa meraih cita-citanya itu. “Ide awalnya memang sederhana: membantu anak-anak yang kurang mampu agar tetap bersemangat dalam menggapai cita-citanya,” kata Manajer Al-Azhar Peduli Ummat Fikri Muhammad yang juga bertindak selaku fasilitator pada program tersebut.

”InsyaAllah, setiap seminggu sekali mereka akan mendapatkan konseling dari relawan-relawan pendidikan Al-Azhar Peduli Ummat”. lanjut Fikri. Adapun Bentuk konselingnya terstruktur dalam sebuah kurikulum meskipun pada pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kondisi yang dan keinginan pada anak-anak pada waktu dampingan. Materi pembinaan terdisi dari les privat pelajaran, belajar doa-doa harian, pelatihan keterampilan macam melukis atau menulis, hingga olahraga bersama. Tiap beberapa pekan sekali konseling juga akan diisi acara jalan-jalan, nonton film bareng atau outbond.

”Anak-anak di desa kan pada dasarnya juga berhak atas akses pendidikan yang layak. Namun selama ini kondisi geografis menyebabkan mereka tertinggal dari anak-anak di kota. Untuk itu kami ingin memberi kesempatan kepada anak-anak di desa dengan membawakan mereka pendidikan yang mereka butuhkan,” kata Fikri.

Selain di Weru, program konseling dan Pengembangan ini juga dilaksanakan di tempat lain. (solo & Sukoharjo) Seperti  area sukoharjo : kadokan, waringinrejo, Bulu, Solo : semanggi, kadipiro. dengan jumlah peserta 100 anak usia kelas 6 SD.

Ya, anak-anak di kota dan di desa sama-sama memiliki hak untuk bermimpi. Mimpi tentang pendidikan yang lebih baik, kehidupan yang lebih layak, masa depan yang lebih cerah. Dan mereka menantikan uluran tangan Anda. Sejenak mari kita bermimpi dan berusaha mewujudkan generasi yang lebih bermartabat dan berkebudayaan. InsyaAllah…bila bersama-sama akan bisa terwujud.

November 11, 2008 Posted by ade fikri | Liputan Program | | No Comments Yet